Qualcomm Snapdragon 6s 4G Gen 1 Setara dengan Apa? Berikut 4 Pesaingnya!
Snapdragon 6s 4G Gen 1 Setara dengan Apa? - Ada yang cukup mengagetkan bagi para pecinta teknologi di awal Agustus 2024 lalu, yakni hadirnya chipset Snapdragon 6s 4G Gen 1. Kehadiran chip ini tidak diduga lantaran tidak banyak yang tahu.
Namun, di periode waktu yang sama, OPPO Indonesia mengumumkan peluncuran OPPO A3x 4G yang menggunakan chipset tersebut. Dari namanya, sudah jelas Snapdragon 6s 4G Gen 1 hanya mendukung jaringan 4G saja, beda halnya dengan Snapdragon 6 Gen 1 yang mendukung jaringan 5G.
Snapdragon 6s 4G Gen 1 ini adalah rebrand dari Snapdragon 662. Nilai AnTuTU-nya pun cukup mirip yang berada di angka 248.971 poin. Skor ini tidak jauh beda dengan data di Nano Review yang mengungkap AnTuTu v10 pada POCO M3 dengan Snapdragon 662-nya berada di angka 240.692 poin.
Jika Anda sudah mengetahui soal chipset Qualcomm Snapdragon 6s 4G Gen 1 ini, beberapa dari Anda mungkin penasaran dengan chipset apa yang bisa dibilang setara. Kali ini, penulis telah merangkum beberapa chipset yang setara dengan Snapdragon 6s 4G Gen 1 yang bisa Anda simak melalui artikel di bawah ini.
1. Unisoc T606
Unisoc Tiger T606 adalah model paling awal untuk chipset Unisoc T600 Series. Dikutip dari laman resminya, chipset Unisoc T606 menawarkan kemampuan performa dan konektivitas yang cukup baik. Hal ini tak lepas dari dukungan jaringan 4G yang telah gunakan Cat 7 LTE.
Chipset dengan fabrikasi 12 nanometer ini mengusung octa-core prosesor 64-bit yang terdiri dari dual-core ARM Cortex-A75 berkecepatan 1,6 GHz dan hexa-core ARM Cortex-A55 berkecepatan 1,6 GHz, serta diperkuat oleh pengolah grafis dari GPU (Graphics Processing Unit) Mali-G57 650MHz yang memadai.
Guna mendapatkan performa yang lebih optimal, Unisoc T606 sudah dapat disandingkan dengan RAM LPDDR4X dengan frekuensi 1600 MHz. Sedangkan jenis storage-nya cukup beragam seperti eMMC 5.1, UFS 2.0, serta UFS 2.2.
Mengingat chipset ini hanya mendukung jaringan 4G saja, tentu kecepatan unduhnya biasa saja yaitu hanya 300 Mbps dengan kecepatan unggahan 150 Mbps.
Sektor multimedia, chipset ini mampu mengusung resolusi layar 1080 x 2160 piksel dipadukan refresh rate hingga 90Hz. Sedangkan untuk resolusi kamera utamanya mendukung sampai 24 MP dengan perekaman video mencapai 1080p@60fps.
Merujuk pada data Nano Review, chipset Unisoc T606 mampu meraih skor AnTuTu v10 mencapai skor 244.702 poin. Kemudian untuk GeekBench 6, skor yang diraihnya yaitu 371 poin untuk single-core dan 1391 poin untuk multi-core. Sedangkan 3DMark Wild Life Performance-nya yaitu 420 poin.
Adapun beberapa smartphone yang diotaki oleh Unisoc T606 adalah Nubia V60 4G, Infinix Hot 40i, Itel P55 NFC, Infinix Smart 8, ZTE Blade V50 Design, Tecno Spark 10C NFC, Itel S23 4G, Luna V6, ZTE Blade V40 Vita, Tecno Spark 8C, Samsung Galaxy A03, hingga Itel P55 NFC.
2. MediaTek Helio G85
MediaTek Helio G85 merupakan salah satu chipset yang cukup populer di segmen entry-level, khususnya pada smartphone yang dibanderol dengan harga Rp1 - 2 jutaan, terlebih pada ponsel dengan value for money yang baik seperti produknya Xiaomi, Realme, Infinix, Tecno, dan Itel, brand tersebut seringkali menggunakan chip ini pada ponsel pemula mereka.
Chipset ini mengusung prosesor octa-core yang terdiri dari dual-core ARM Cortex-A75 berkecepatan 2 GHz dan hexa-core ARM Cortex-A55 berkecepatan 1.8 GHz. Ia dibuat pada fabrikasi 12 nanometer dengan TDP sebesar 5W, serta mengandalkan pengolah grafis berupa Mali-G52 MP2 dengan frekuensi 1000 MHz.
Untuk kemampuan lainnya, Helio G85 mendukung layar hingga beresolusi Full HD+ atau 1080 x 2520 piksel, kamera utama hingga 48 MP, dan mampu merekam di resolusi 2K@30fps. Chip ini pun sudah kompatibel dengan memori RAM LPDDR4x dan penyimpanan internal eMMC 5.1 atau UFS 2.1.
Meski Helio G85 ini tergolong chipset lawas karena diluncurkan pada April 2020. Tampaknya hingga kini chipset ini masih banyak digunakan oleh ponsel entry-level. Misalnya Samsung Galaxy A06, Vivo Y28, Vivo Y18, Vivo Y03, Realme C65, Tecno Spark 20, POCO C65, Xiaomi Redmi 13C, OPPO A18, Samsung Galaxy A05, Vivo Y17s, OPPO A38, Tecno Pova Neo 3, OPPO A58 4G, Xiaomi Redmi 12C, Infinix Note 12i, Tecno Pova Neo 2, Vivo Y22, Infinix Hot 12, dan lain sebagainya.
Dari data Nano Review, chipset Helio G85 ini mampu meraih skor 265.219 poin pada AnTuTu v10. Sedangkan untuk GeekBench 6, skornya yaitu 413 poin untuk single-core dan 1.332 poin untuk multi-core. Kemudian pada pengujian grafisnya meraih skor 743 poin untuk 3DMark Wild Life Performance.
3. Exynos 9611
Chipset lainnya yang menjadi pesaing Helio G81 Ultra adalah Exynos 9611. Chipset ini memiliki fabrikasi yang lebih kecil yaitu 10 nanometer. Ini menandakan bahwa tingkat efisiensi dayanya lebih baik.
Exynos 9611 mengusung prosesor octa-core yang terdiri dari quad-core ARM Cortex-A73 dengan clock speed 2,3 GHz dan ARM Cortex-A53 dengan clock speed 1,7 GHz. Sedangkan untuk pengolah grafisnya mengandalkan GPU (Graphics Processing Unit) Mali-G72 MP3 1053 MHz.
Untuk meningkatkan performa yang lebih optimal, Exynos 9611 dipadukan dengan memori RAM LPDDR4X dengan frekuensi 1600 MHz. Sedangkan untuk storagenya berjenis eMMC 5.1 atau UFS 2.1.
Lanjut ke sektor multimedia, Exynos 9611 sudah mampu mengusung resolusi hingga 1,5K atau 1600 x 2560 piksel, resolusi kamera 64 MP, dan perekaman video mencapai 4K@120fps.
Adapun beberapa smartphone yang menggunakan Exynos 9661 seperti Samsung Galaxy M31, Samsung Galaxy A51, dan Samsung Galaxy M21.
Dilansir Nano Review, chipset Exynos 9611 mampu meraih skor AnTuTu v10 mencapai 246.011 poin. Kemudian untuk GeekBench 6, skornya adalah 370 poin untuk single-core dan 1103 poin untuk multi-core. Terakhir untuk skor 3DMark Wild Life Performance-nya meraih skor 816 poin.
4. MediaTek Helio G80
Selanjutnya yang setara dengan Snapdragon 6s 4G Gen 1 adalah MediaTek Helio G80 yang dibangun dengan fabrikasi 12 nanometer yang mengusung prosesor octa-core terdiri dari dual-core ARM Cortex-A75 berkecepatan 2,0 GHz dan hexa-core ARM Cortex-A55 berkecepatan 1,8 GHz, serta diperkuat kartu grafis Mali-G52 MC2 dengan frekuensi 950MHz.
Di sektor multimedia, chip ini mendukung kamera utama hingga 48 MP dan single camera atau 16 MP + 16 MP dual camera, dengan fitur-fitur seperti EIS dan Rolling Shutter Compensation (RSC) untuk video yang lebih stabil.
Lanjut ke sektor konektivitas, MediaTek Helio G80 mendukung modem 4G LTE Cat-7 yang terintegrasi dengan dukungan Carrier Aggregation dan Dual 4G VoLTE.
Pada pengujian AnTuTu v10. chipset besutan MediaTek ini hanya mampu meraih skor sekitar 240.000 poin.
Nah, itulah beberapa chipset yang setara dengan Snapdragon 6s 4G Gen 1. Perlu diketahui bahwa baik atau buruknya sebuah ponsel tidak hanya ditentukan oleh chipset-nya saja, melainkan beberapa sektor lain seperti kapasitas RAM, memori, dan sejenisnya. Semoga bermanfaat!